23 April 2021

Inspektorat kerjasama BPKP Lakukan Pengawasan Penanganan COVID-19

Tenggarong – Dalam rangka mengoptimalkan  pembinaan dan pengawasan penanganan COVID 19 di Kabupaten Kutai Kartanegara paska ditetapkannya Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai Daerah Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid 19, maka Inspektorat Daerah  Kabupaten Kutai Kartanegara bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Kalimantan  (BPKP) Provinsi Kalimantan Timur.

Demikian ditegaskan Inspektur Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Heriansyah saat Rapat Pembahasan  Reviu Refocussing dan Realokasi  Anggaran dalam rangka penanganan Covid 19 di ruang Rapat Inspektorat  Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara,  Rabu (8/4/2020) kemarin.

“ Sebagai bagian dari Gugus Tugas yang bertugas terhadap pengawasan dan akuntabilitas kinerja gugus tugas, kita bekerjasama  dengan BPKP Perwakilan Kalimantan Timur, dalam anggaran melakukan pembinaan dan pengawasan melalui kegiatan pendampingan dan Reviu kegiatan dalam rangka penanganan COVID 19, yng dilakukan Gugus Tugas, “ucap Heriansyah

Dalam kegiatan pembinaan dan pendampingan, menurut Heriansyah Inspektorat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Inspektorat Daerah dan BPKP Provinsi Kaltim akan melakukan pendampingan  kepada Pemerintah Daerah dalam melakukan kegiatan refocusing dan realokasi anggaran mapun dalam  pendampingan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dilaksanakan oleh  Tim Gugus Tugas yang telah dibentuk.

Dijelaskan Heriansyah, Bentuk kerjasama yang dilakukan antara BPKP dengan Inspektorat Daerah berupa join penugasan dimana Tim yang yang ditugaskan, anggotanya terdiri dari Tim BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur dan Inspektorat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pelaksanaan kerjasama  tersebut  Inspektorat Daerah  membentuk 2 Tim yaitu Tim reviu Pelaksanaan refocusing/ realokasi anggaran,  dan  Reviu terhadap pengadaan barang dan jasa dan Tim kedua yaitu Tim Audit Pengadaan Barang dan Jasa.

Tim Reviu  Refocusing dan  Realokasi anggaran  serta Pengadaan Barang dan Jasa sendiri bertugas memberikan konsultasi  pendampingan dan mereviu  proses  proses penfokusan ulang anggaran, dan pengalokasian ulang anggaran serta mereviu proses identifikasi kebutuhan dalam penyusunan rencana kebutuhan anggaran  hingga disusun menjadi rencana kebutuhan anggaran yang akan dipergunakan dalam proses pengadaan barang dan jasa, serta Tim Audit yang akan bertugas melakukan audit pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa dalam keadaan darurat.  “Kita berharap Tim ini dapat membantu Bupati selaku Ketua Gugus Tugas dalam meberikan masukan  terkait dengan rencana refocusing dan realokasi anggaran serta mendampingi dan mengawasi Tim Gugus Tugas dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa,” ujar Heriansyah.