15 Juli 2020

Inspektur Daerah dampingi Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-XII menerima Kunjungan Silaturahmi DANREM 091/ASN

Tenggarong 12/06/2020 Inspektur Daerah ( H.Heriansyah,SE.M.Si) mendampingi Sultan Adji Muhammad Arifin Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-XXI menerima kunjungan silaturahmi DANREM 091/ASN ( Kolonel Inf Cahyo Suyo Putro yang juga didampingi oleh DANDIM 0906 TGR ( Letkol Inf Charles Alling Ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang diterima di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura,

Dalam acara kunjungan tersebut tetap mematuhi standar protokol kesehatan tentang pencegahan covid -19 yaitu Physical Distancing, Screening umum, cuci tangan dan Hand Sanitazer, adapun susunan acara DANREM dilakukan tempong tawar oleh Sultan yang diwakili oleh Pangeran Joyo Ami Putro yang kemudian DANREM dipersilahkan Memasuki Kedaton dan kemudian disambut oleh Sultan Dr,s Sultan Aji Muhammad Arifin M.si Dimana Kadatangan DANREM juga diiringi dengan musik Gamelan oleh tim Miyogo yang selanjutnya di pandu dengan pembawa acara.

Kesultanan kutai kartanegara memiliki makna strategis dalam ikatan sejarah yang tak terpisahkan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pada tahun 1947 daerah suwapraja dengan daerah suapraja lainnya suapraja bulungan , suapraja Sambaliung, Suapraja Gunung Tabur dan Neo Suapraja Membentuk federasi Kalimantan Timur dan bedasarkan Undang-Undang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 Daerah Suapraja Kutai menjadi daerah Istimewa Kutai, Sultan A.M Parikesit diangkat sebagai kepala Daerah Istimewa Kutai,” ujar Sultan Sultan Adji Muhammad Arifin Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-XXI dalam sambutannya

Pada tahun 1959 statu daerah istimewa Kutai dihapus yang kemudian diterbitkannya undang undang nomor 27 daerah dibagi menjadi tiga, satu kota madia Balikpapan dengan Ibukota Balikpapan, Kota Madia Samarinda dengan Ibu kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Ibu Kota Tenggarong, Selanjutnya pada tahun 1999 Kabupaten Kutai di mekarkan menjadi 4 daerah otonom,”lanjutnya. (Humas/Itdakukar)